GRII Malang Dukung 1 Abad NU dengan Sediakan Logistik hingga Fasilitas Umum
TIMES Malang/GRII Malang yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Mujahadah Kubro Peringatan 100 Tahun NU, 7-8 Februari 2026. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

GRII Malang Dukung 1 Abad NU dengan Sediakan Logistik hingga Fasilitas Umum

GRII Malang hadir dalam semangat kebersamaan lintas iman dengan memberikan dukungan logistik dan tempat transit bagi jemaah 1 Abad NU.

TIMES Malang,Minggu 8 Februari 2026, 13:27 WIB
18.6K
A
Achmad Fikyansyah

MALANGSemangat toleransi dan kebersamaan lintas iman tampak dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad NU (Nahdlatul Ulama) di Kota Malang pada 7-8 Februari.

Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Malang turut memberikan dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan umat Muslim tersebut.

Perwakilan GRII Malang, Vikaris Johanes Rinaldi, menyampaikan bahwa dukungan diberikan dalam bentuk logistik dan fasilitas umum untuk jamaah Mujahadah Kubro.

“Kami dari Gereja Reformed Injili Indonesia mendukung acara Harlah NU ke-100 ini dengan memberikan logistik berupa seribu snack dan air minum sebanyak 40 krat. Selain itu, kami juga membuka fasilitas toilet untuk umum bagi siapa saja yang membutuhkan,” ujar Johanes.

Meski tetap menjalankan aktivitas ibadah rutin di gereja, Johanes menegaskan hal tersebut tidak menghalangi GRII Malang untuk berpartisipasi dalam mendukung kegiatan keagamaan umat Muslim.

“Kami tetap mengadakan ibadah di tempat ini. Namun, karena acara ini diselenggarakan oleh saudara-saudara kami umat Muslim di sekitar lingkungan kami, tentu sudah sepantasnya kami ikut memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” katanya.

Menurut Johanes, keterlibatan GRII Malang dilandasi semangat saling menghormati dan membangun hubungan sosial yang lebih baik dengan masyarakat sekitar.

“Kami berharap melalui sikap saling toleransi ini, ke depan bisa terjalin relasi yang lebih baik dengan warga setempat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pendeta Antonius Un. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud kepedulian sebagai sesama manusia sekaligus sebagai sesama warga negara Indonesia.

“Sebagai sesama umat manusia, kita perlu saling mendukung. Dan sebagai warga negara Indonesia, ketika saudara-saudara dari NU mengadakan kegiatan besar, kami sebagai umat Kristiani juga merasa terpanggil untuk memberikan dukungan,” kata Antonius.

Ia menambahkan, dukungan tersebut juga berangkat dari keyakinan iman Kristen yang memandang manusia sebagai ciptaan Tuhan yang memiliki martabat dan ruang untuk mengekspresikan hal-hal positif.

“Dalam perspektif kami sebagai orang Kristen, kegiatan seperti ini adalah hal yang baik, membangun, dan positif. Bukan sesuatu yang anarkis, melainkan ekspresi keagamaan yang patut dihormati dan didukung,” ujarnya.

Meski dukungan yang diberikan bersifat terbatas sesuai kemampuan gereja, Antonius menegaskan komitmen GRII Malang untuk tetap hadir dalam semangat kebersamaan lintas iman.

“Kami mungkin tidak bisa mendukung secara keseluruhan, tetapi melalui apa yang kami miliki, kami tetap ingin memberikan kontribusi,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Tim Redaksi