Usai Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Alun-alun Tugu Malang Jadi Spot Favorit Foto Ratusan Jemaah
Ratusan jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU memadati Alun-alun Tugu Malang usai agenda akbar di Stadion Gajayana. Ikon Kota Malang ini menjadi spot favorit swafoto sebelum jemaah kembali ke daerah asal.
MALANG – Usai mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, ratusan jemaah dari berbagai daerah tampak memadati Alun-alun Tugu Malang, Minggu (8/2/2026). Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata singkat sekaligus mengabadikan foto bersama di salah satu ikon Kota Malang itu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kunjungan jemaah mulai terlihat sekitar pukul 11.15 WIB, tepat setelah kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU selesai digelar pada pagi hari. Alun-alun Tugu menjadi salah satu tujuan favorit karena lokasinya yang strategis dan memiliki nilai historis tersendiri.
Salah satu jemaah asal Jombang, Ratmini, mengaku sengaja menyempatkan diri berkunjung ke Alun-alun Tugu Malang sebelum kembali ke daerah asalnya. Ia datang ke Malang sejak Sabtu (7/2/2026) malam.
“Pumpung ke Malang, ya sekalian jalan-jalan. Tapi utamanya tentu ke sini buat ikut Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Gajayana tadi,” ujar Ratmini.
Ratmini menyebut dirinya tiba di Malang sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung menuju Stadion Gajayana untuk menunggu pelaksanaan acara. Setelah kegiatan selesai, ia merasa belum lengkap jika tidak singgah dan berfoto di Alun-alun Tugu.
“Ya pengin saja ke Alun-alun Tugu buat foto-foto. Rasanya enggak lengkap kalau ke Malang tapi enggak foto di sini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Ratmini juga berencana melanjutkan perjalanan wisata singkat ke kawasan Kayutangan Heritage sebelum kembali pulang pada sore hari.
“Masih mau keliling-keliling lagi, paling ke Kayutangan, sebelum nanti sore pulang,” ucapnya.
Sebagai informasi, Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang dipusatkan di Stadion Gajayana Malang ini diikuti sekitar 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan berskala nasional tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, jajaran pengurus PWNU, PBNU, serta Rais Aam Nahdlatul Ulama. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



