Kapolres Malang: Jurnalis Sahabat Polisi dalam Menjaga Kamtibmas
TIMES Malang/Kapolres Malang AKBP Muhamad Taat Resdianto (kiri) didampingi kasi humas Polres Malang AKP Bambang Ginanjar saat silaturahim bersama media di Kabupaten Malang, Rabu (4/2/2026).(Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia).

Kapolres Malang: Jurnalis Sahabat Polisi dalam Menjaga Kamtibmas

Silaturahmi dengan media ini menjadi langkah awal membangun komunikasi yang harmonis serta memperkuat kolaborasi Polri dan pers dalam menjaga Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif.

TIMES Malang,Rabu 4 Februari 2026, 18:15 WIB
12.3K
H
Hainor Rahman

MalangKapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdianto, menegaskan bahwa jurnalis memiliki posisi penting sebagai sahabat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Malang tetap kondusif.

Hal tersebut disampaikan AKBP Taat saat kegiatan silaturahmi Kapolres Malang bersama media, yang digelar sebagai bagian dari penguatan sinergi antara Polri dan insan pers di Kabupaten Malang.

Dalam pertemuan itu, AKBP Taat menilai hubungan Polri dan media bukan sekadar kemitraan formal, melainkan relasi yang harus dibangun dengan kedekatan komunikasi dan saling percaya. 

Menurutnya, upaya menjaga Kamtibmas tidak akan maksimal tanpa dukungan penyampaian informasi yang cepat, faktual, dan bertanggung jawab.

“Saat menjadi polisi, sahabat saya adalah jurnalis. Banyak hal ketika kita ingin membangun Kamtibmas berhasil dengan jurnalis,” ujar AKBP Taat, Rabu (4/2/2026).

Ia mengaku menikmati interaksi dengan jurnalis. Bahkan, ketertarikannya pada dunia komunikasi sudah ada sejak lama. AKBP Taat menyebut bahwa dirinya sempat memiliki cita-cita menjadi penyiar radio sebelum akhirnya memilih jalan sebagai anggota kepolisian.

“Saya cita-cita dulu ingin jadi penyiar radio kalau tidak jadi polisi. Saya senang bergaul dengan jurnalis. Saya menikmati betul dunia jurnalis,” ungkapnya.

AKBP Taat juga menyampaikan bahwa komunikasi baik yang telah terbangun sebelumnya antara Polres Malang dan media harus terus dijaga. 

Ia berharap sinergisitas tersebut dapat semakin diperkuat demi menciptakan suasana Kabupaten Malang yang aman dan nyaman.

“Saya harap komunikasi baik yang terbangun sebelum saya datang dapat dipertahankan. Kita kuatkan sinergisitas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Taat juga menyinggung soal program prioritas yang akan dijalankan selama memimpin Polres Malang. Ia menegaskan tidak ingin terburu-buru menetapkan agenda tanpa didasari data dan kondisi riil masyarakat.

Menurutnya, program kepolisian harus disusun berdasarkan kebutuhan faktual yang terjadi di lapangan.

“Saya sebagai penganut paham bertugas tidak membawa program. Saya percaya program disusun dengan dukungan data yang faktual,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini dirinya masih melakukan penggalian informasi untuk memahami persoalan Kamtibmas secara menyeluruh di Kabupaten Malang. Langkah itu dilakukan agar kebijakan yang diambil nantinya benar-benar tepat sasaran.

“Sampai saat ini saya masih menggali informasi. Sebenarnya apa yang dikehendaki masyarakat. Bagi saya pemeliharaan Kamtibmas menjadi keharusan,” tegasnya.

AKBP Taat menyebut dirinya harus memahami berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat agar dapat menentukan intervensi kebijakan yang tepat.

“Saya harus paham banyak hal masalah Kamtibmas secara keseluruhan, sehingga saya tahu kebijakan apa yang harus saya intervensi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa tugas utama kepolisian sesuai amanat undang-undang adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, ia memastikan Polres Malang akan fokus pada penguatan stabilitas dan kondusivitas wilayah.

“Tugas Polri amanah undang-undang adalah Kamtibmas. Dalam konteks di Kabupaten Malang masih dalam proses kajian,” ujarnya.

Sebagai informasi, AKBP Muhammad Taat Resdianto resmi menjabat Kapolres Malang sejak Januari 2026 menggantikan AKBP Danang Setiyo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hainor Rahman
|
Editor:Tim Redaksi