HUT ke-15 IKASPENSA Hadirkan Layar Tancap, Alumni SMPN 1 Malang Bernostalgia
IKASPENSA merayakan HUT ke-15 dengan konsep Layar Tancap Malam Minggu di SMPN 1 Malang.
MALANG – Ada banyak cara merayakan ulang tahun organisasi alumni. Namun, Ikatan Alumni SMPN 1 Malang (IKASPENSA) memilih kembali ke masa ketika persahabatan dimulai. Bukan melalui pesta mewah, melainkan menghadirkan kembali suasana layar tancap yang pernah menjadi hiburan favorit generasi 1980-an.
Semangat itulah yang diusung dalam peringatan HUT ke-15 IKASPENSA bertajuk "Layar Tancap Malam Minggu", yang digelar di Lapangan Utama SMPN 1 Malang, Sabtu (25/7/2026), mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.
Menghadirkan alumni lintas angkatan, khususnya lulusan 1984 hingga 1991, kegiatan ini dirancang bukan sekadar menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi ruang untuk mempertemukan kembali kenangan, persahabatan, dan rasa memiliki terhadap almamater.
Ketua Panitia HUT ke-15 IKASPENSA, R. Rudy Setiono, mengatakan konsep layar tancap dipilih karena memiliki kedekatan emosional dengan masa remaja para alumni.
"Merayakan 15 tahun berdirinya IKASPENSA bukan sekadar merapikan agenda organisasi, tetapi mengajak kita semua pulang ke titik awal, ke masa ketika persahabatan dimulai di bangku SMP," ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKASPENSA Erlangga Satriagung mengapresiasi kekompakan seluruh alumni yang terus menjaga tali silaturahmi sekaligus memberikan kontribusi bagi almamater.
Ia berharap keberadaan IKASPENSA tidak hanya mempererat hubungan antarsesama alumni, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi para siswa SMPN 1 Malang melalui berbagai bentuk kontribusi nyata.
Menurutnya, konsep "Layar Tancap Malam Minggu" dipilih karena menjadi simbol hiburan rakyat yang sangat melekat bagi generasi sekolah pada era 1980 hingga awal 1990-an.
"Dulu menonton layar tancap di lapangan atau balai desa adalah momen sederhana yang sangat berkesan. Suasana itulah yang ingin kami hadirkan kembali di lapangan sekolah," katanya.
Menghidupkan Kenangan Lewat Jajanan Tempo Dulu
Perjalanan nostalgia dimulai melalui Pasar Kaget Spensa. Berbagai jajanan legendaris seperti cilok, es lilin, kue putu, hingga makanan ringan yang dahulu akrab di sekitar sekolah akan disajikan bagi para alumni.
Suasana santai tersebut diharapkan menjadi pemecah kebekuan ketika para sahabat lama kembali bertemu setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan masing-masing.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan seremoni HUT ke-15 IKASPENSA yang diisi sambutan, doa bersama, dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan organisasi selama satu setengah dekade.
Golden Memories Jadi Ruang Berbagi Cerita
Salah satu sesi yang diprediksi paling menghangatkan suasana adalah Golden Memories. Dalam sesi ini, para alumni akan berbagi cerita tentang pengalaman lucu, kenakalan masa sekolah, hingga kenangan paling berkesan selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Malang.
Gelak tawa dipastikan menjadi warna tersendiri ketika kisah-kisah lama kembali diingat bersama. Kemeriahan acara juga akan dilengkapi dengan penampilan musik angklung sebagai sajian edukatif sekaligus hiburan.
Layar Tancap Jadi Puncak Nostalgia
Memasuki malam hari, lapangan sekolah akan berubah menjadi arena layar tancap klasik.
Lampu dipadamkan, peserta duduk lesehan di atas tikar, sementara sebuah layar putih raksasa berdiri di tengah lapangan menghadirkan nuansa hiburan rakyat yang dahulu begitu akrab di berbagai kampung.
Pada layar tersebut akan diputar dokumentasi perjalanan IKASPENSA, foto-foto lawas para alumni, hingga film pendek yang merekam sejarah organisasi.
Visual tersebut diharapkan mampu menyatukan kenangan pribadi setiap alumni dengan perjalanan panjang IKASPENSA sebagai rumah bersama.
Cahaya Flashlight Simbol Persaudaraan
Sebagai penutup, seluruh alumni akan berkumpul di tengah lapangan mengikuti sesi Flashlight Closing.
Ratusan cahaya lampu ponsel akan dinyalakan bersamaan sambil menyanyikan lagu "Kemesraan", sebelum mengabadikan momen melalui foto bersama.
Cahaya yang memenuhi lapangan itu menjadi simbol bahwa ikatan persaudaraan para alumni akan terus menyala, meski kehidupan telah membawa mereka menempuh jalan yang berbeda-beda.
Untuk memperkuat atmosfer nostalgia, panitia juga menyiapkan berbagai dekorasi bertema bioskop jadul, termasuk photo booth dengan poster film era 1980-an yang diplesetkan menggunakan nama guru maupun mata pelajaran, menghadirkan humor yang akrab bagi seluruh alumni.
Melalui peringatan HUT ke-15 ini, IKASPENSA ingin menegaskan bahwa alumni bukan hanya kumpulan nama dalam daftar kelulusan, melainkan keluarga besar yang dipersatukan oleh satu sekolah, satu lapangan, dan ribuan kenangan yang tak lekang oleh waktu.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

