https://malang.times.co.id/
Berita

Pemprov Jatim Rencanakan Proyek Perbaikan Trotoar Suhat Malang

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:20
Pemprov Jatim Rencanakan Proyek Perbaikan Trotoar Suhat Kota Malang Wagub Jatim, Emil Dardak saat meninjau proyek drainase Suhat Malang. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan akan ada pengerjaan lanjutan kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) pada tahun 2026 ini usai selesainya proyek drainase demi mengatasi banjir Kota Malang. Fokus pekerjaan lanjutan tersebut, yakni pembangunan trotoar/pedestrian yang akan dikoordinasikan dengan Pemkot Malang agar selaras dengan pengaturan lalu lintas dan tidak merugikan pedagang di sekitar lokasi.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, saat ini kondisi Suhat masih berupa beton yang ditutup sementara. Ke depan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jatim akan melakukan pengerjaan trotoar secara menyeluruh.

“Ini memang nanti ada pengerjaan lanjutan kawasan Suhat dari Dinas PUPR tahun ini. Nanti akan ada pengerjaan trotoar. Kita koordinasi dengan Pemkot bagaimana penanganannya supaya sinergi dengan pengaturan lalu lintas. Jangan sampai saat pengerjaan, pedagang ‘sengsara’ dua kali,” ujar Emil usai meninjau proyek drainase Suhat, Selasa (13/1/2026).

Wagub-Jatim-Emil-Dardak-di-Malang.jpg

Ia menekankan pentingnya pengaturan jadwal pengerjaan agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu berulang kali. Menurutnya, dengan lebar trotoar yang memadai, kawasan Suhat berpotensi menjadi contoh penataan pedestrian yang baik.

“Kalau selebar itu dan tidak tertutup mobil, pedestrian-nya bisa bagus. Malang bisa jadi kota percontohan,” ungkapnya.

Emil juga menegaskan bahwa penataan kawasan ini sejalan dengan dorongan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansah untuk memperkuat aglomerasi metropolitan, termasuk di Malang Raya. Ia meyakini pengelolaan kawasan metropolitan yang baik akan melahirkan sumber daya manusia unggul.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses penataan kawasan tersebut. Ia meminta seluruh pihak menjaga fasilitas umum yang ada karena penataan dilakukan untuk kepentingan bersama.

“Terutama bagi pedagang di sekitar sini untuk menjaga bersama, karena ini untuk kepentingan bersama. Area di atas drainase akan kita jadikan fasilitas jalan umum, sehingga nanti akan kita larang dan tertibkan,” tegas Ali.

Wagub-Jatim-Emil-Dardak-di-Malang-a.jpg

Ali menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan camat dan Satpol PP untuk melakukan penertiban sesuai arahan Wakil Gubernur Jatim. Penertiban meliputi banner, parkir, hingga atribut lain yang mengganggu fungsi fasilitas umum.

“Semua harus steril dan menjadi fasilitas umum sehingga kota kita semakin cantik dan bagus,” imbuhnya.

Terkait kemungkinan penertiban umbul-umbul dan fasilitas lainnya, Ali memastikan langkah tersebut akan dilakukan. Ia menyebutkan, sebelum pembangunan oleh Pemerintah Provinsi dimulai, Pemkot Malang akan melakukan sosialisasi awal kepada masyarakat.

“Semuanya akan ditertibkan dan disterilkan. Termasuk parkir dan umbul-umbul,” ujarnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.