TIMES MALANG, MALANG – Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan SMA Garuda sebagai model baru sekolah unggulan nasional guna memperluas akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri terbaik bangsa. Sekolah ini dirancang untuk melengkapi sekaligus memperkuat sistem pendidikan unggulan yang telah berjalan melalui SMA Taruna Nusantara.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Selasa (13/1/2025). Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan pemerintah menargetkan pembentukan 20 sekolah baru yang akan diberi nama SMA Garuda.
“Kita akan membentuk, sasarannya 20 tambahan yang kita beri nama SMA Garuda,” ujar Prabowo, mengutip ANTARA.
Presiden menjelaskan, SMA Garuda mengusung filosofi pendidikan yang sejalan dengan SMA Taruna Nusantara, yakni menjaring siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia untuk dibina secara intensif. Pembinaan tersebut mencakup penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang kuat.
Menurut Prabowo, kehadiran SMA Garuda juga merupakan bagian dari cita-citanya untuk menghadirkan minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pemerataan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul di berbagai daerah.
Selain itu, pembentukan SMA Garuda menjadi bagian dari strategi nasional pembangunan peradaban bangsa. Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kemampuannya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagaimana telah dibuktikan oleh negara-negara maju di dunia.
“Wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara. Dari pengamatan kita, negara-negara yang berkembang pesat bahkan memiliki lebih dari 100 sekolah semacam ini,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa SMA Garuda tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik. Sekolah ini juga akan menitikberatkan pada pembentukan karakter, akhlak, dan kepribadian peserta didik sebagai calon pemimpin masa depan bangsa. (*)
| Pewarta | : Imadudin Muhammad |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |