Indonesia Economic Summit 2026 Tegaskan Peran ASEAN sebagai Motor Pertumbuhan Global
TIMES Malang/IES 2026 di Jakarta, yang mempertemukan pelaku usaha, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan regional ASEAN untuk memperkuat kolaborasi ekonomi, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, Selasa (3/2/2026). (FOTO: Sutrisno/TIMES Indonesia)

Indonesia Economic Summit 2026 Tegaskan Peran ASEAN sebagai Motor Pertumbuhan Global

IES 2026 di Jakarta tegaskan kepercayaan global pada ekonomi Indonesia. Hadir 100 pembicara dunia bahas pertumbuhan inklusif, investasi, digital, dan kolaborasi lintas sektor.

TIMES Malang,Selasa 3 Februari 2026, 09:06 WIB
100.2K
S
Sutrisno

JAKARTAKepercayaan dunia internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia kian menguat. Hal ini tercermin dari pelaksanaan Indonesia Economic Summit (IES) 2026 yang digelar selama dua hari, 3–4 Februari 2026, di Hotel Shangri-La Jakarta.

Konferensi tingkat tinggi ini menghadirkan sekitar 100 pembicara dari Indonesia dan berbagai negara, mulai dari pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, hingga mitra strategis global. 

Kehadiran mereka menandai posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan sebagai calon pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat global.

Ketua Dewan Pengawas Indonesia Business Council (IBC), Arsjad Rasjid, menegaskan bahwa partisipasi luas para tokoh internasional menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Tahun ini ada sekitar 100 pembicara dari Indonesia dan berbagai negara yang akan hadir di IES 2026. Ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Arsjad.

Mengusung tema “Coming Together to Boost Resilient Growth and Shared Prosperity”, IES 2026 menjadi ruang strategis untuk membahas arah ekonomi Indonesia ke depan.

article

 Forum ini mengangkat berbagai isu krusial, mulai dari pertumbuhan inklusif, model ekonomi nasional, kebijakan perdagangan dan investasi industri, hingga transformasi digital, daya saing bisnis, posisi ekonomi ASEAN, serta strategi menghadapi risiko global.

Pantauan TIMES Indonesia, Selasa (3/2/2026), rangkaian pembukaan konferensi ditandai dengan pemutaran video story yang menggambarkan dinamika ekonomi Indonesia saat ini dan proyeksinya di masa mendatang.

Selain sesi pleno, IES 2026 juga memfasilitasi diskusi meja bundar tematik dan pertemuan bilateral, yang memungkinkan dialog lebih mendalam antara pelaku usaha dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis.

Sebagai pembaruan, konferensi tahun ini menghadirkan segmen khusus bertajuk “IES in Action”. Segmen ini menampilkan berbagai proyek dan riset yang tengah dikembangkan IBC, sekaligus menyoroti inisiatif utama yang berkontribusi langsung pada penguatan ekosistem ekonomi nasional.

Dengan format diskusi yang komprehensif dan partisipasi internasional yang luas, IES 2026 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mempertegas peran Indonesia dalam peta ekonomi global.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Sutrisno
|
Editor:Tim Redaksi