https://malang.times.co.id/
Berita

200 Tukang Becak di Kabupaten Malang Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:37
200 Tukang Becak di Kabupaten Malang Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo Penyaluran bantuan 200 becak listrik untuk para tukang becak di Kabupaten Malang, Selasa (20/1/2026) di Pendopo Panji Kepanjen. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Sebanyak 200 tukang becak di Kabupaten Malang menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Panji Kabupaten Malang, Selasa (20/1/2026), sebagai bagian dari program dukungan transportasi ramah lingkungan bagi masyarakat kecil.

Pada tahap awal ini, bantuan becak listrik diprioritaskan bagi penarik becak lanjut usia, terutama mereka yang berusia di atas 60 tahun. Bahkan, penerima pertama difokuskan pada tukang becak berusia 70 tahun ke atas.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen (Purn) Teguh Arief Indratmoko, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian langsung Presiden Prabowo terhadap para penarik becak yang masih bekerja di usia senja.

“Pada pagi hari ini kami dari Yayasan GSN memberikan bantuan becak listrik dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada warga masyarakat penarik becak di Kabupaten Malang. Saat ini yang diberikan sebanyak 200 becak listrik,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, program bantuan becak listrik dilakukan secara bertahap dan berjenjang berdasarkan usia penerima. Setelah kelompok usia paling sepuh, bantuan akan dilanjutkan kepada penarik becak yang lebih muda.

“Sekarang tahapannya mereka-mereka yang sudah sepuh dulu, mulai usia 70 tahun ke atas, kemudian 60 tahun, 50 tahun. Insya Allah Pak Prabowo akan memberikan bantuan becak listrik kepada seluruh populasi penarik becak,” katanya.

Secara nasional, Teguh menyebutkan bahwa hingga saat ini total becak listrik yang telah disalurkan mencapai 10 ribu unit. Program tersebut merupakan bagian dari pengadaan tahun 2025, yang kini memasuki tahap akhir.

“Sekarang yang tersalurkan total ada 10 ribu becak. Ini merupakan sisa anggaran pengadaan tahun 2025,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo disebut telah memesan tambahan 70 ribu becak listrik untuk periode 2026–2027. Dengan tambahan tersebut, diharapkan seluruh penarik becak di Indonesia dapat menerima bantuan serupa.

“Karena sudah 10 ribu, ditambah 70 ribu, diharapkan seluruh populasi becak di Indonesia akan kebagian. Pembagiannya tetap dimulai dari yang paling tua, kemudian turun ke bawah,” jelas Teguh.

Teguh menuturkan, pilihan Presiden Prabowo terhadap becak listrik dilandasi alasan kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan. Presiden, kata dia, terenyuh melihat masih banyak warga lanjut usia yang harus mengayuh becak secara manual.

“Bapak Presiden terenyuh melihat ada orang tua usia 70 tahun lebih masih mengayuh becak. Selain itu, becak adalah transportasi tradisional yang masih dibutuhkan masyarakat, meskipun sekarang sudah ada ojek online,” katanya.

Menurutnya, becak listrik juga memiliki nilai tambah sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Bahkan, ke depan ia mengusulkan agar penarik becak dapat terintegrasi dengan aplikasi digital seperti layanan transportasi daring.

“Kalau ditambahkan aplikasi seperti gojek, itu akan lebih menguntungkan. Becak bisa angkut lebih banyak, ramah lingkungan, dan punya nilai plus dibanding kendaraan berbahan bakar bensin,” ujarnya.

Teguh juga menegaskan bahwa pengadaan becak listrik tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ini murni dari kantong pribadi Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada bantuan dari mana pun dan bukan dari APBN,” tegasnya.

Terkait perawatan, Yayasan GSN akan melakukan kontrol dan evaluasi berkala. Evaluasi sebelumnya menemukan sejumlah becak listrik sempat mangkrak akibat kendala teknis ringan dan minimnya pemahaman penarik becak terhadap sistem kelistrikan.

“Masalahnya sederhana, seperti sikring mati atau kabel yang tidak seimbang. Ini sudah kami perbaiki. Karena itu kami sarankan perawatan dan perbaikan dilakukan di bengkel resmi Fiar yang sudah bekerja sama dengan PT Pindad,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan  bantuan becak listrik kepada para tukang becak yang ada di Kabupaten Malang.

"Ini bantuan yang sangat bermanfaat, karena dengan bantuan ini masyarakat kecil bisa terus hidup dan mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya, dengan modatransportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan," ucapnya. (*)

Pewarta : Achmad Fikyansyah
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.