Nuconomics Festival 2026 Bangun Ekosistem Ekonomi yang Kuatkan Umat
TIMES Malang/Nuconomics Festival 2026 digelar pada tanggal 5–7 Februari 2026 di Kampung Coklat, Blitar.

Nuconomics Festival 2026 Bangun Ekosistem Ekonomi yang Kuatkan Umat

Satu Anad NUNuconomics Festival 2026 menjadi bentuk nyata kehadiran NU dalam kehidupan ekonomi warganya, dengan pembangunan ekosistem ekonomi.

TIMES Malang,Kamis 5 Februari 2026, 08:33 WIB
39.4K
I
Imam Kusnin Ahmad

BLITARDalam rangka memperingati 1 Abad NUPWNU Jawa Timur menyelenggarakan Nuconomics Festival 2026 pada tanggal 5–7 Februari 2026 di Kampung Coklat, Blitar. 

Acara yang digagas sebagai kelanjutan dari suksesnya Nuconomics Festival 2025 ini menghadirkan ragam kegiatan komprehensif, mulai dari pameran produk ekonomi kreatif, talkshow ekonomi syariah, klinik bisnis, hingga kompetisi generasi muda.

Penyelenggaraan dilakukan oleh PWNU Jawa Timur bersama PCNU Kabupaten Blitar sebagai tuan rumah, dengan Ketua Panitia Pelaksana yang diemban oleh KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). 

Ekosistem Ekonomi NU: Pemberdayaan Melalui Tiga Pilar Utama

Nuconomics Festival 2026 menjadi bentuk nyata kehadiran NU dalam kehidupan ekonomi warganya, dengan pembangunan ekosistem yang mengedepankan tiga pilar utama: pemberdayaan UMKM, filantropi melalui LazisNU, dan pengembangan sektor pertanian serta kehutanan.

“Melalui pameran, kita bisa melihat perkembangan ekonomi warga NU yang sudah dicapai,” ujar Sekretaris PCNU Kabupaten Blitar, Akhsin Al Fata

Menurutnya, salah satu pilar utama ekosistem Nuconomics adalah peran filantropi khususnya LazisNU, yang menyalurkan dana masyarakat kembali kepada kemaslahatan masyarakat. Banyak UMKM yang selama ini dibina oleh NU mendapatkan bantuan permodalan dari NU-Care LazisNU serta pendampingan teknis dari Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama.

Widi Taurus dari Pokja Hutan Sosial NU Jatim juga menambahkan bahwa NU aktif mendampingi warga sekitar hutan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Dalam pameran kelompok tani hutan Jatim juga ikut menyuguhkan produk-produk hutan dengan nilai tambah ekonomis, termasuk produk turunan yang memberi manfaat lebih bagi masyarakat,” jelasnya. 

Rangkaian Kegiatan: Dari Inspirasi Sampai Kompetisi

Setelah sukses menghadirkan lebih dari 50 sesi kegiatan pada tahun 2025, Nuconomics Festival 2026 kembali memperkaya rangkaian acara dengan konten yang lebih komprehensif.

Sesi talkshow menghadirkan topik strategis seperti perkembangan ekonomi syariah di era digital, inovasi digital untuk kemandirian ekonomi umat, kewirausahaan UMKM menghadapi globalisasi, dan pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Pada hari ketiga acara, fokus diskusi beralih ke peran pemuda NU dalam menggerakkan ekonomi, inovasi dalam sektor ekonomi syariah, serta kewirausahaan berbasis budaya dan nilai-nilai keagamaan.

Pameran, Bazaar, dan Klinik Bisnis

Selama tiga hari pelaksanaan, area festival diisi dengan pameran produk pertanian, kehutanan, dan kelautan dari seluruh Jawa Timur, serta bazaar UMKM yang telah dibina oleh NU.

Pengunjung juga dapat memanfaatkan klinik bisnis untuk berkonsultasi langsung dengan para mentor dan pelaku usaha sukses terkait permodalan, pemasaran, hingga pengelolaan usaha. Tahun ini juga dihadirkan pameran produk inovasi hasil karya anggota NU yang menunjukkan kreativitas dan daya saing tinggi.

Kompetisi Gen-Z dan Kegiatan Pendukung

Untuk memeriahkan acara dan menggerakkan semangat kreatif generasi muda, panitia menyelenggarakan kompetisi Gen-Z dengan kategori yang beragam, mulai dari ide bisnis kreatif, konten digital ekonomi, hingga produk inovasi berbasis lokal. Selain itu, acara juga diisi dengan pertunjukan seni budaya seperti suaraband, tari tradisional, qosidah, dan musik nasional yang menghibur sekaligus mempererat tali silaturahmi antar peserta. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Imam Kusnin Ahmad
|
Editor:Tim Redaksi