https://malang.times.co.id/
Berita

PWNU Jatim Dorong Penguatan UMKM Lewat Festival NUConomic 2026

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:42
PWNU Jatim Dorong Penguatan UMKM Lewat Festival NUConomic 2026 di Blitar PWNU Jawa Timur menyiapkan Festival NUConomic 2026 untuk menguatkan UMKM sekaligus mensinergiskan dengan dunia usaha. (foto: PWNU Jatim)

TIMES MALANG, SURABAYA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyiapkan sebuah agenda ekonomi bertajuk Festival NUConomic 2026 yang akan mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga NU dengan dunia perbankan dan sektor swasta.

Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Satu Abad NU sekaligus respons terhadap tantangan ekonomi di abad kedua organisasi tersebut.

Festival NUConomic akan digelar pada 5–7 Februari 2026 di Kampung Coklat, Blitar. Acara ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan satu abad NU di Jawa Timur, bersama sejumlah kegiatan lain seperti sarasehan pesantren, ziarah muassis, festival generasi muda NU, hingga layanan kesehatan gratis.

Penanggung jawab Festival NUConomic, HM Hakim Jayli, mengatakan kegiatan ini diarahkan untuk membangun jejaring antara pelaku UMKM NU, pebisnis, dan pemodal agar tercipta kerja sama yang konkret.

Festival-NUConomic-2026.jpg

“Intinya mempertemukan mereka yang punya usaha dengan mereka yang punya akses pasar, modal, dan pendampingan. Itu yang ingin kami bangun lewat NUConomic,” ujar Hakim, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, Festival NUConomic akan diisi dengan pameran UMKM, diskusi dan talkshow, kompetisi, konser amal, serta klinik bisnis. Fokusnya diarahkan pada tiga sektor utama yang selama ini menjadi penopang ekonomi warga NU, yakni UMKM, pertanian dan industri turunannya, serta filantropi.

Dalam area klinik UMKM, panitia menyiapkan sejumlah layanan, antara lain konsultasi sertifikasi halal, pengemasan produk, legalitas usaha, hingga akses permodalan dari lembaga keuangan dan sektor swasta. Melalui skema ini, panitia berharap tercipta business matching antara pelaku UMKM, pebisnis, dan investor.

Selain itu, akan digelar talkshow tematik setiap hari. Hari pertama membahas penguatan UMKM, hari kedua membahas filantropi, dan hari ketiga fokus pada sektor pertanian dan hilirisasi. Pada malam hari juga akan digelar konser amal serta final lomba-lomba yang diikuti generasi muda NU.

Di luar kegiatan utama di Blitar, PWNU Jatim juga mengoordinasikan sejumlah agenda lain, seperti pameran seni rupa di Surabaya, sarasehan pesantren sehat, kaderisasi, hingga layanan kesehatan gratis dan khitan massal yang digelar serentak di berbagai daerah.

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menilai Festival NUConomic sebagai langkah strategis untuk memperkuat basis ekonomi jamaah NU.

“Warga NU itu jumlahnya besar dan sebagian besar bergerak di sektor UMKM. Kalau jejaring ini bisa disambungkan dengan baik, potensinya sangat besar, bukan hanya untuk ekonomi, tapi juga untuk penguatan sosial dan kesejahteraan umat,” kata Kiai Kikin.

Menurut dia, model penguatan ekonomi semacam ini perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar manfaatnya tidak berhenti pada satu momentum peringatan saja, melainkan menjadi bagian dari kerja jangka panjang NU dalam membangun kemandirian ekonomi warganya. (*)

Pewarta : Rudi Mulya
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.