TIMES MALANG, CIANJUR – Peristiwa keracunan jamur kembali memakan korban di wilayah Kabupateen Cianjur setelah sebelumnya dilaporkan terdapat empat warga yang juga mengalami keracunan serupa hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Kabar ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat mengingat risiko fatal yang ditimbulkan dari mengonsumsi tumbuhan liar yang tidak diketahui jenisnya secara pasti.
Kini, kejadian serupa kembali menimpa satu keluarga tepatnya di Kampung Tugaran, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Sebanyak tiga orang warga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur setelah menyantap hasil masakan jamur liar yang ditemukan di sekitar tempat tinggal mereka.
Para korban diketahui bernama Heni Hendrawati yang berusia 47 tahun, Seli Marselina berusia 26 tahun, serta seorang remaja laki-laki bernama M. Revan Nugraha yang masih berumur 13 tahun.
Kronologi bermula saat Revan membawa pulang jamur liar tersebut ke rumah yang kemudian diolah oleh kakaknya, Seli, untuk dijadikan lauk makan siang bagi anggota keluarga.
Beberapa jam setelah makan, ketiga korban mulai merasakan gejala medis yang mengkhawatirkan seperti mual yang hebat, muntah-muntah, pusing, hingga kondisi fisik yang mendadak lemas.
Pihak keluarga bersama warga sekitar segera mengevakuasi para korban menggunakan ambulans Desa Sukamulya menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Sementara itu, dalam hal ini guna menindaklanjuti arahan Bupati Cianjur, pihak Kecamatan Cikalongkulon juga segera menerbitkan surat edaran resmi kepada seluruh kepala desa di wilayahnya.
"Aparat desa harus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak sembarangan mengambil atau mengonsumsi jamur liar yang tumbuh di lingkungan sekitar demi menghindari terulangnya tragedi yang membahayakan nyawa," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).
Sementara itu Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Titim Firmanto mengonfirmasi bahwa personelnya telah diterjunkan untuk memeriksa tempat kejadian perkara tak lama setelah laporan diterima.
"Kami telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian pada malam harinya untuk mengumpulkan keterangan saksi dan memastikan penyebab pasti keracunan tersebut," imbuhnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Kasus Keracunan Jamur Liar Terjadi Lagi, Pemkab Cianjur Beri Imbauan Tegas bagi Warga
| Pewarta | : Wandi Ruswannur |
| Editor | : Ronny Wicaksono |