Mantan Rektor UMM Dipanggil Prabowo, Berpotensi Masuk Kabinet
TIMES Malang/Mantan Rektor UMM, Prof. Fauzan (Foto: Istimewa)

Mantan Rektor UMM Dipanggil Prabowo, Berpotensi Masuk Kabinet

Mantan Rektor UMM, Prof. Fauzan, dipanggil Prabowo Subianto untuk diskusi calon menteri. Kontribusinya di bidang pendidikan dinilai relevan dengan program ketahanan panga ...

TIMES Malang,Selasa 15 Oktober 2024, 19:15 WIB
55.4K
R
Rochmat Shobirin

MALANGPresiden terpilih Prabowo Subianto hari ini memanggil sejumlah calon menteri di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta. Pemanggilan tersebut tidak hanya ditujukan kepada calon menteri, tetapi juga calon wakil menteri dan kepala badan. Salah satu nama yang muncul dalam daftar tersebut adalah Prof. Fauzan, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kepala Humas UMM, Dr. M. Isnaini, mengonfirmasi bahwa Prof. Fauzan merupakan guru besar UMM yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pendidikan.

Selama dua periode menjabat sebagai rektor, ia meluncurkan program unggulan seperti Center of Excellence (CoE) dan Center for Future Work (CFW), yang bertujuan untuk menjembatani mahasiswa dengan dunia industri.

Program-program tersebut berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Selain itu, Prof. Fauzan juga dikenal sukses menjalankan program Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat (P3M), yang melibatkan pakar-pakar UMM dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang ketahanan pangan.

"Saya rasa program yang pernah dijalankan Prof. Fauzan selama menjadi rektor sangat match dengan program yang diusung Pak Prabowo,” kata Krisna, sapaan akrabnya.

Prabowo sendiri menjelaskan bahwa pemanggilan sejumlah tokoh ini merupakan bagian dari seleksi yang sudah dilakukan sejak lama. Ia mengaku telah mempelajari dan memantau nama-nama yang berpotensi bergabung dalam kabinetnya.

"Hari ini hanya untuk mengonfirmasi apakah mereka bersedia membantu di bidang yang saya tawarkan," ungkapnya.

Dengan munculnya nama Prof. Fauzan dalam pertemuan tersebut, spekulasi bahwa ia akan mengisi posisi strategis di kabinet semakin kuat. Diperkirakan, ia akan menempati posisi di bidang pendidikan tinggi, riset, atau teknologi, di mana peranannya akan sangat krusial dalam melahirkan SDM unggul yang diperlukan untuk kemajuan bangsa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rochmat Shobirin
|
Editor:Tim Redaksi