Berita

Warga Kota Malang Keluhkan Oknum Jukir Tak Ramah Pengendara

Minggu, 03 Desember 2023 - 16:16
Warga Kota Malang Keluhkan Oknum Jukir Tak Ramah Pengendara Pihak kepolisian saat menegur oknum jukir yang tak ramah pengendara di Kota Malang. (FOTO: Dok. Polsek Lowokwaru)

TIMES MALANG, MALANG – Berbagai keluhan masyarakat Kota Malang soal keberadaan oknum juru parkir (jukir) yang tak ramah terhadap pengendara semakin meresahkan.

Hal ini pun sempat diperbincangkan melalui berbagai sosial media (medsos), seperti yang dikeluhkan pengendara melalui Instagram @informasi_malangraya.

Dalam postingan video tersebut, memperlihatkan pengendara yang keluar dari Garasi Rosalia Indah di Jalan Hamid Rusdi, Kota Malang beradu mulut dengan salah satu oknum jukir.

Diketahui, pengendara itu mengeluhkan bahwa saat ia memarkir motor untuk mengambil barang di garasi tersebut tak ada jukir. Namun, saat ia hendak keluar tiba-tiba ada oknum jukir yang meminta uang dengan alasan uang parkir.

"Iki lur opo maneh ate nunjek-nunjek i (ini saudara, apalagi mau memukul katanya)," ujar pengendara seperti yang dilihat TIMES Indonesia melalui video Instagram @informasi_malangraya, Minggu (3/12/2023).

Hal itu pun akhirnya direspons oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menyambaikan bahwa pihaknya bersama Babinkamtibmas dan Babinsa telah mendatangi lokasi kejadian.

Menurut pria yang akrab disapa Jaya bahwa tempat kejadian tersebut merupakan lahan milik Badan Usaha Bus Rosalia.

"Sehingga, itu bukan merupakan objek atau titik parkir dengan pungutan retribusi parkir yang menjadi kewenangan Dishub," ungkap Jaya.

Ia memastikan bahwa tidak ada jukir yang dikelola ataupun dibawah Dishub Kota Malang yang melakukan pungutan di lokasi tersebut.

"Pengakuannya jukir, tidak pernah juga ada petugas atau juru pungut dari kami yang meminta setoran. Setoran yang dimaksud itu kepada manajemen Bus Rosalia, tidak ke kami," jelasnya.

Pihak manajemen Bus Rosalia juga telah ditemui Dishub Kota Malang dan langsung mengambil tindakan tegas, yakni meniadakan petugas parkir dan pungutan biaya parkir di lingkungan shuttle bus Rosalia.

"Pihak bus Rosalia juga sudah mengambil tindakan untuk meniadakan petugas parkir dan pungutan biaya parkir," tegasnya.

Dengan adanya peristiwa ini, Pemkot Malang melalui Dishub Kota Malang senantiasa membuka diri atas kritik, saran dan masukan sebagai langkah upaya untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami membuka diri untuk kritikan. Silahkan langsung ke kami atau melalui DM (Direct Message) Instagram resmi kami untuk mengadu. Kami mohon maaf atas hal yang mungkin belum maksimal kami lakukan," tandasnya.

Ternyata, kegaduhan soal oknum jukir yang bertindak seenaknya kepada para pengendara sudah terjadi di berbagai lokasi.

Bahkan, pihak kepolisian pun juga ikut turun tangan untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.

Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo mengaku bahwa pihaknya kerap mendapatkan aduan masyarakat soal keberadaan oknum Jukir yang tak ramah pengendara di Kota Malang

"Aduannya, jukir mintanya (uang parkir) kasar. Ada yang kayak orang mabuk dan lainnya," kata Anton.

Pihaknya juga telah menerjunkan personel untuk mendatangi sejumlah oknum jukir di wilayah Lowokwaru, Kota Malang. Mulai dari area Kelurahan Dinoyo, Tlogomas, Merjosari hingga Jatimulyo mereka sasar.

"Kami beri imbauan ke mereka. Warga itu gak keberatan kasih uang, cuma caranya kalau tidak sopan dan tidak sesuai jobnya, orang ya enggan ngasih," jelasnya.

Temuan-temuan yang dilakukan pihak kepolisian, dimana memang sangat meresahkan akan dikomunikasikan kepada Dishub Kota Malang untuk bisa segera dicabut Kartu Anggotanya (KTA).

"Kalau masih begitu ya diserahkan ke Dishub untuk dicabut KTA jika sudah diimbau dan dikasih tahu masih tetap saja," ucapnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Irfan Anshori
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.