https://malang.times.co.id/
Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mertua di Blitar

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56
Sakit Hati, Menantu Tega Bunuh Mertua di Blitar Aparat Polres Blitar Kota saat rilis kasus dugaan pembunuhan menantu pada mertuanya di Blitar, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026). (FOTO: ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota)

TIMES MALANG, BLITAR – Aparat Polres Blitar Kota mengungkap motif di balik pembunuhan seorang perempuan lanjut usia berinisial SP (70) yang tewas di tangan menantunya sendiri, NV (21). Polisi memastikan bahwa aksi keji tersebut dipicu oleh rasa sakit hati yang telah lama dipendam pelaku terhadap korban.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menjelaskan, korban kerap melontarkan kata-kata kasar dan menunjukkan sikap tidak menyukai kehadiran menantunya di rumah. Tekanan psikologis itulah yang akhirnya memicu emosi pelaku hingga berujung pada pembunuhan.

“Motif utama adalah rasa sakit hati. Korban sering melakukan caci maki terhadap tersangka karena tidak menyukai menantunya,” ujar AKBP Kalfaris saat konferensi pers di Blitar, Selasa (27/1/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin malam (26/1/2026) di rumah korban yang berlokasi di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Polisi mengungkapkan, cekcok mulut sempat terjadi sebelum pembunuhan. Bahkan, korban diketahui mengusir pelaku dari rumah.

Dalam kondisi emosi memuncak, korban sempat mengambil gergaji dan mengacungkannya sambil berteriak agar pelaku pergi. Situasi semakin tak terkendali hingga tersangka mendorong korban ke kamar, menyebabkan korban terjatuh di atas tempat tidur.

Setelah korban terjatuh, NV mencekik leher korban menggunakan tangan dan bantal. Saat itu, pelaku melihat gunting berwarna hitam yang berada di atas kasur dan langsung menggunakannya untuk menusuk korban.

Korban ditusuk tiga kali di leher kanan, dua kali di perut kanan, serta satu kali di lengan kanan. Meski sempat meronta, korban akhirnya tak berdaya akibat luka-luka tersebut.

Usai kejadian, NV melarikan diri bersama anaknya yang masih berusia sekitar satu tahun. Saat pembunuhan terjadi, suami pelaku diketahui tidak berada di rumah. Kejadian tersebut baru terungkap setelah anak korban pulang dan menemukan ibunya dalam kondisi bersimbah darah.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di sebuah penginapan di wilayah Tulungagung, hanya beberapa jam setelah kejadian.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa seluruh luka terjadi saat korban masih hidup. Ditemukan resapan darah di otot leher depan akibat cekikan, serta beberapa luka tusuk yang meski tidak menembus organ vital, tetap berakibat fatal.

Saat ini, NV telah diamankan dan menjalani penahanan di Mapolres Blitar Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.