Inovasi Kue Keranjang One Bite, Sonia Winoto Buktikan Tradisi Bisa Jadi Tren Kuliner Modern
TIMES Malang/Sonia Winoto saat menunjukan kue keranjang buatanya dengan berbagai motif dan warna yang menarik, Rabu 4/2/2026. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

Inovasi Kue Keranjang One Bite, Sonia Winoto Buktikan Tradisi Bisa Jadi Tren Kuliner Modern

Sonia Winoto, alumni Kulineri Bisnis, sukses menginovasi kue keranjang jadi camilan one bite dengan rasa dan motif kekinian. Pesanan tembus ratusan dari berbagai daerah.

TIMES Malang,Rabu 4 Februari 2026, 11:06 WIB
34.6K
A
Adhitya Hendra

MALANGSebuah obrolan santai saat reuni SMP justru menjadi awal lahirnya inovasi kue keranjang versi kekinian. Sonia Winoto, alumni jurusan Kulineri Bisnis Ciputra University Surabaya, berhasil mengubah kue tradisional khas Imlek menjadi camilan modern yang digemari anak muda.

Berawal dari hobi membuat kukis sambil menunggu sidang skripsi, Sonia mulai menekuni dunia baking. Ketika membawa kue buatannya ke acara kumpul bersama teman lama, perbincangan tentang kue keranjang memantik idenya. “Setelah dipikir-pikir, ternyata kue keranjang itu selalu dicari setiap tahun,” ujar Sonia, Rabu (4/2/2026).

Ia kemudian melakukan riset mendalam, berdiskusi dengan dosen, dan mempelajari karakter bahan. Sonia menyadari bahwa kue keranjang tradisional memiliki masalah klasik: ukurannya besar dan kurang praktis. Dari situ, ia menciptakan konsep kue keranjang one bite size yang berukuran kecil dan siap santap.

Inovasinya tidak berhenti di ukuran. Sonia menghadirkan berbagai varian rasa kekinian dan motif yang estetik, seperti motif porcelain yang terinspirasi keramik Tiongkok dengan pewarna alami bunga telang. Bahan dasarnya tetap tradisional yakni tepung dan gula merah, namun teksturnya lebih ringan dan kenyal, bahkan disamakan dengan mochi.

article

Respons pasar sangat positif. Mayoritas pembelinya justru anak muda, segmen yang sebelumnya kurang tertarik dengan kue keranjang tradisional. Pesanan online-nya telah mencapai sekitar 200 order dan dikirim ke berbagai kota seperti Surabaya dan Kalimantan.

article

Harga produknya bervariasi, mulai dari Rp50.000 untuk varian original hingga Rp60.000 untuk varian matcha dan porcelain.

Ke depan, Sonia berencana mengembangkan produk dengan tingkat kemanisan yang lebih rendah agar sesuai dengan selera lebih banyak orang.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Adhitya Hendra
|
Editor:Tim Redaksi