Proliga 2026: Jakarta LavAni Menang Telak 3-0 atas Bhayangkara Presisi
TIMES Malang/LavAni (biru) kalahkan juara bertahan Bhayangkara Presisi 3-0 di putaran kedua Proliga 2026. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

Proliga 2026: Jakarta LavAni Menang Telak 3-0 atas Bhayangkara Presisi

Jakarta LavAni Livin Transmedia tampil dominan dengan mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi 3-0 pada putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang.

TIMES Malang,Kamis 5 Februari 2026, 18:59 WIB
16.2K
M
M. Marhaban

MALANGJakarta LavAni Livin Transmedia menunjukkan dominasinya pada putaran kedua seri Malang dalam lanjutan kompetisi bola voli profesional kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026. Bertanding di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2/2026), LavAni sukses menumbangkan perlawanan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan kemenangan telak 3-0 (25-19, 25-17, 25-21).

Kemenangan ini mempertegas posisi Hendra Kurniawan dan kolega sebagai kandidat kuat juara musim ini, sekaligus memberikan tekanan bagi pesaing lainnya di papan atas klasemen.

Kendali Penuh Hendra Kurniawan dkk

Sejak set pertama dimulai, Jakarta LavAni langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan skema yang disusun setter Dio Zulfikri, LavAni tampil menekan. Kombinasi serangan dari Taylor Sander, Boy Arnes, serta pertahanan kokoh Hendra Kurniawan membuat Bhayangkara Presisi kesulitan.

article

LavAni memimpin 10-7 di awal laga. Meski Bhayangkara mencoba membalas lewat aksi Aimal Khan dan Rendy Tamamilang, pertahanan LavAni tetap rapat. Memasuki fase kritis (crunch time), LavAni menjauh 21-13 sebelum akhirnya menutup set pertama dengan skor 25-19.

Bhayangkara Presisi sempat memberikan perlawanan di awal set kedua dan memimpin 5-8. Merespons hal tersebut, pelatih LavAni, David Lee, mengambil time out untuk menenangkan skuatnya.

Instruksi tersebut membuahkan hasil. LavAni menyamakan kedudukan 9-9 dan berbalik unggul 14-11 menyusul rentetan kesalahan sendiri dari pemain Bhayangkara. Blok jitu dari Nato Dickinson dan Hendra Kurniawan berkali-kali mematahkan spike Arjuna serta Yudha Mardiansyah. LavAni menyudahi set kedua dengan skor meyakinkan 25-17.

Perlawanan di Set Ketiga

Dominasi LavAni berlanjut di set ketiga dengan keunggulan awal 8-4. Bhayangkara Presisi sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-14 melalui permainan tenang yang diinstruksikan pelatih Reidel Toiran.

Pertandingan memanas saat Bhayangkara menurunkan pemain lapis kedua seperti Rizal dan Kevin. Mereka memberikan kejutan hingga poin menyentuh angka 21. Namun, kematangan mental pemain LavAni terbukti di poin-poin kritis. Boy Arnes dkk kembali menguasai keadaan dan menyudahi perlawanan Bhayangkara dengan skor 25-21.

Kunci kemenangan LavAni kali ini terletak pada kedisiplinan blok dan variasi serangan yang sulit ditebak. Sebaliknya, Bhayangkara Presisi tampak kesulitan menjaga konsistensi permainan, terutama dalam menghadapi tekanan servis lawan.

Evaluasi Kedua Tim

Usai laga, pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, mengakui performa timnya kurang maksimal. "Tetapi kami tetap optimistis tim ini bisa tampil lebih baik ke depannya," ujar Reidel.

Terkait keputusannya menurunkan pemain lapis kedua di akhir set ketiga, Reidel menyebut hal itu sebagai bagian dari strategi. "Itu bagian dari strategi kami untuk memberi kesempatan kepada mereka, dan mereka tampil cukup baik," tambahnya.

article

Pemain Bhayangkara Presisi, Alfin Daniel, juga mengakui timnya bermain di bawah performa terbaik. "Meski begitu, kami sempat mengimbangi LavAni di akhir set ketiga. Masih banyak yang harus dievaluasi, terutama kerja sama tim," kata Alfin.

Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, bersyukur atas kemenangan ini. "Pemain bermain optimal. Mulai dari servis, receive, hingga blok berjalan cukup bagus," tutur Erwin.

Senada dengan pelatih, pemain LavAni Boy Arnes menilai performa tim sudah cukup bagus namun tetap memerlukan perbaikan. "Kami tetap melakukan evaluasi, terutama mengenai kekompakan tim," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:M. Marhaban
|
Editor:Tim Redaksi