https://malang.times.co.id/
Pendidikan

Native Volunteer dari Prancis Latih Speaking Siswa Sabilillah Malang

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:42
Sekolah Sabilillah Malang Tingkatkan English Speaking Siswa dengan Ini Mrs. Lolo, native volunteer asal Perancis bersama para siswi SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren. (FOTO: Sekolah Sabilillah for TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Sekolah Islam Sabilillah Malang menghadirkan native speaker bahasa Inggris asal Prancis sebagai bagian dari langkah strategis menuju sekolah berstandar internasional. Native volunteer tersebut adalah Loriane Savary (22), yang akrab disapa Miss Lolo, dan akan bertugas selama Januari hingga Februari.

Kehadiran Miss Lolo menjadi upaya Sekolah Sabilillah Malang dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa, khususnya pada aspek praktik berbicara atau speaking skill. Program ini sekaligus mendukung penguatan dimensi multilingual pemimpin peradaban dunia.

Mrs.-Lolo-native-volunteer-asal-Perancis-b.jpgMrs Lolo memperkenalkan diri kepada siswa siswi SD Islam Sabilillah Malang 1. (FOTO: Sekolah Sabilillah for TIMES Indonesia)

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Sekolah Sabilillah, Nur Iswati Budi, M.Pd, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pembelajaran bahasa Inggris bersama guru dan bersama native speaker.

Menurutnya, guru bahasa Inggris berperan penting dalam mengajarkan struktur, tata bahasa, serta konsep kebahasaan. Sementara itu, native speaker berfungsi sebagai pendukung praktik langsung agar siswa terbiasa dengan pelafalan, intonasi, dan penggunaan bahasa secara natural.

“Memang tujuan kita menghadirkan native adalah untuk support practice bahasa Inggris anak-anak,” ujarnya.

Selama masa pengabdian, Miss Lolo akan terlibat di seluruh satuan pendidikan Sekolah Sabilillah Malang, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan yang dijalani bersifat terintegrasi dengan program sekolah, seperti diskusi dengan guru, presentasi, sharing session, permainan edukatif, hingga pertukaran budaya.

Tak hanya itu, Miss Lolo juga menetap di Ma’had agar dapat berinteraksi lebih intens dengan para siswa, khususnya siswi, baik di lingkungan asrama maupun sekolah.

Miss Lolo mengaku antusias menjalani perannya sebagai native volunteer di Sekolah Sabilillah Malang. Ia menyampaikan kesan positif terhadap siswa, guru, dan staf sekolah yang dinilainya ramah dan penuh perhatian.

“Everyone is really nice, take care of me, all of the students are happy and I am also happy for them,” tuturnya.

Ia juga menilai sistem pendidikan di Sekolah Sabilillah sangat baik karena mendorong siswa aktif, tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga melakukan praktik langsung dari ilmu yang dipelajari. Miss Lolo berharap kemampuan bahasa asing siswa dapat menjadi bekal untuk menimba ilmu di berbagai negara.

Selain bahasa Inggris, Sekolah Sabilillah Malang juga berencana menghadirkan native speaker bahasa Arab, Jerman, Mandarin, dan Jepang. Saat ini, proses permohonan telah diajukan ke lembaga terkait.

Mrs.-Lolo-native-volunteer-asal-Perancis-c.jpgPembelajaran Mrs. Lolo bersama siswa siswi TK Islam Sabilillah Malang 1. (FOTO: Sekolah Sabilillah for TIMES Indonesia)

Rencananya, bahasa Inggris dan Arab akan diterapkan di seluruh satuan pendidikan, sedangkan bahasa Jerman, Jepang, dan Mandarin dikhususkan untuk jenjang SMA.

Program native speaker melengkapi berbagai inovasi pembelajaran bahasa asing yang telah dijalankan Sekolah Sabilillah. Beberapa di antaranya adalah English on Stage, yakni penampilan siswa menggunakan bahasa Inggris di hadapan teman-temannya, serta Dealing English berupa program hafalan kosakata.

Selain itu, para guru juga dibiasakan menggunakan bahasa Inggris atau Arab selama jam pelajaran tertentu. (*)

Pewarta : Miranda Lailatul Fitria (MG)
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.