Muslimat NU Jatim Santuni 100 Anak Yatim di Mujahadah Kubro Satu Abad NU Malang
Muslimat NU Jawa Timur berharap keberkahan Satu Abad NU semakin meluas, serta NU terus menjadi organisasi yang membawa manfaat besar bagi umat dan bangsa.
MALANG – Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur menggelar santunan kepada 100 anak yatim dalam rangka Mujahadah Kubro peringatan Satu Abad NU yang berlangsung di Stadion Gajayana Kota Malang.
Santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan spiritual Muslimat NU dalam menyambut momentum Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama.
Kegiatan ini juga diiringi doa bersama yang dipanjatkan untuk kelancaran dan kesuksesan seluruh agenda peringatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang.

Marhamah Mujib, Wakil Sekretaris PW Muslimat NU Jawa Timur, menyampaikan bahwa santunan anak yatim telah menjadi tradisi yang selalu mengiringi setiap kegiatan besar Muslimat NU.
Menurutnya, doa anak yatim memiliki kekuatan yang luar biasa dan menjadi bagian penting dari ikhtiar spiritual dalam setiap agenda organisasi.
“Doa anak yatim itu luar biasa mustajab. Karena itu setiap mengadakan acara apa pun, Muslimat NU selalu diawali dengan santunan anak yatim,” kata Marhamah Mujib, Sabtu (7/2/2026).
Ia menjelaskan, dalam peringatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini, Muslimat NU tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dengan kekuatan doa.

Hal tersebut ia wujudkan melalui mujahadah dan santunan sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan nilai-nilai sosial keagamaan.
“Kami dari Muslimat NU berdoa bersama untuk kesuksesan Mujahadah Kubro Satu Abad NU,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, Muslimat NU Jawa Timur juga mencatat kehadiran besar jamaah dari berbagai daerah. Marhamah menyebut, sekitar 27 ribu Muslimat NU dari seluruh Jawa Timur hadir dan ikut menyemarakkan rangkaian kegiatan Satu Abad NU.
Kehadiran puluhan ribu jamaah Muslimat NU itu kata Marhamah menunjukkan besarnya antusiasme sekaligus kekuatan barisan Muslimat dalam mendukung agenda besar jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Santunan kepada 100 anak yatim pun berlangsung penuh haru. Anak-anak menerima bantuan secara langsung sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang Muslimat NU, sekaligus penegasan bahwa NU tidak hanya bergerak dalam aspek keagamaan, tetapi juga sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Muslimat NU Jawa Timur berharap keberkahan Satu Abad NU semakin meluas, serta NU terus menjadi organisasi yang membawa manfaat besar bagi umat dan bangsa, sejalan dengan semangat khidmah dan kepedulian yang diwariskan para ulama.
"Inilah kami muslimat NU Jatim yang terus ingin menebarkan manfaat bagi ummat," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




