Tim Pengamanan Presiden Prabowo Tiba di Malang, Skema Kehadiran di Mujahadah Kubro 1 Abad NU Dimatangkan
TIMES Malang/Presiden RI, Prabowo Subianto saat tiba di Malang dalam agenda peresmian SMA Taruna Nusantara beberapa waktu lalu. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

Tim Pengamanan Presiden Prabowo Tiba di Malang, Skema Kehadiran di Mujahadah Kubro 1 Abad NU Dimatangkan

Tim pengamanan Presiden RI Prabowo Subianto telah tiba di Kota Malang untuk menyiapkan skema pengamanan menjelang Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).

TIMES Malang,Kamis 5 Februari 2026, 07:31 WIB
129.9K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGTim pengamanan Presiden RI Prabowo Subianto telah tiba di Kota Malang untuk menyiapkan skema pengamanan menjelang Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Pemkot Malang bersama panitia dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan seluruh aspek pengamanan dan pergerakan massa disiapkan secara matang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, kehadiran tim pengamanan presiden menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan, mengingat Presiden Prabowo dijadwalkan hadir dalam kegiatan keagamaan akbar yang terpusat di Stadion Gajayana Malang pada 7-8 Februari 2026 mendatang.

“Insyaallah Bapak Presiden akan hadir. Dari pengamanan presiden juga sudah ada di sini, sehingga kami tinggal menyesuaikan skema pengamanan dan pengaturan wilayah,” ujar Wahyu, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, Mujahadah Kubro 1 Abad NU diperkirakan dihadiri sedikitnya 100 ribu jemaah, dengan potensi jumlah peserta terus bertambah. Karena itu, kesiapan pengamanan tidak hanya berfokus pada area utama acara, tetapi juga mencakup pengaturan lalu lintas dan pergerakan jemaah di berbagai titik kota.

“Kami sebagai panitia lokal bersama PWNU selaku ketua panitia provinsi dan Forkopimda menyiapkan pengaturan lalu lintas. Kelancaran keluar-masuk jemaah menjadi faktor utama keberhasilan acara,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, apabila Presiden Prabowo hadir, maka pengamanan utama berada di bawah komando Komandan Korem (Danrem) sebagai penanggung jawab. Koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah telah dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar pengamanan kepresidenan.

“Ketika ada Bapak Presiden, penanggung jawab pengamanan adalah Danrem. Itu sudah kami siapkan dan komunikasikan,” tegasnya.

Selain aspek pengamanan, Pemkot Malang juga menyiapkan skema pergerakan jemaah, penetapan maktab, serta pengaturan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi Mujahadah Kubro. Sejumlah sekolah keagamaan, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan disiapkan sebagai titik akomodasi jemaah.

“Pembagian tugas sudah kami petakan hingga tingkat wilayah, mulai dari polsek, camat, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas. Kami juga mengatur jam-jam pergerakan dan memetakan titik potensi kemacetan,” pungkasnya.

Sementara, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengatakan pengamanan melibatkan personel gabungan lintas instansi dengan total kekuatan mencapai 4.000 personel. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah sesuai hasil rapat finalisasi pengamanan.

“Pengamanan kita siapkan dari berbagai instansi. Saat ini ada sekitar 4.000 personel gabungan, dan besok akan ada rapat finalisasi yang insyaallah dipimpin langsung oleh Danrem untuk memastikan model pengamanan, terutama jika Bapak Presiden hadir,” ungkap Putu Kholis.

Terkait jalur yang akan dilalui rombongan Presiden, Putu Kholis memastikan jalur tersebut tidak dibuka untuk umum dan mendapat pengamanan ekstra. Aparat juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

“Aspek keamanan Presiden adalah prioritas utama. Jalur yang dilintasi tidak hanya satu dan semuanya kami siapkan dengan pengamanan maksimal,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi