https://malang.times.co.id/
Berita

Presiden Prabowo Instruksikan Penyaluran 80.000 Becak Listrik Rampung 2027

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:23
Presiden Prabowo Instruksikan Penyaluran 80.000 Becak Listrik Rampung 2027 Becak Listrik didistribusikan di Kota Malang. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG – Program bantuan becak listrik dari Presiden RI, Prabowo Subianto masih akan terus berlanjut hingga 2027 mendatang. Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, menyebut program ini merupakan bagian dari pengadaan nasional yang dimulai sejak 2025.

Menurut Teguh, pengadaan pada tahap awal dilakukan pada 2025, sementara untuk 2026 dan 2027 pemerintah telah memesan sebanyak 70.000 unit becak listrik kepada PT Pindad. Ia menargetkan seluruh program bantuan tersebut dapat selesai pada 2027.

“Ini masih bagian dari pengadaan tahun 2025. Untuk 2026 dan 2027 sudah dipesankan kepada PT Pindad sebanyak 70.000 unit. Diharapkan pada tahun 2027 program ini sudah selesai,” ujar Teguh, Rabu (21/1/2026).

Teguh menjelaskan, total sasaran penerima bantuan secara nasional mencapai sekitar 80.000 pengemudi becak. Jumlah tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan GSN terkait populasi becak di seluruh Indonesia.

“Angka 80 ribu itu hasil survei kami. Populasi becak di seluruh Indonesia ada sekitar 80.000,” katanya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan skema prioritas usia. Pada tahap awal, bantuan difokuskan kepada pengemudi becak berusia 70 tahun ke atas, kemudian berlanjut ke usia 60 tahun, 50 tahun, hingga pada akhirnya seluruh pengemudi becak menerima bantuan becak listrik dari Presiden.

“Jadi untuk pengadaan awal ini ada 10.000 becak,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk Kota Malang, Teguh menyampaikan hingga saat ini telah disalurkan sebanyak 200 unit becak listrik sepanjang 2025. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring meningkatnya jumlah pendaftar.

“Untuk Kota Malang sekarang ini 200 unit. Jumlah pendaftar terus bertambah,” ungkapnya.

Meski demikian, Teguh menegaskan akan dilakukan verifikasi ketat terhadap para pendaftar. GSN telah menyiapkan tim survei untuk memastikan penerima bantuan benar-benar berprofesi sebagai pengemudi becak.

“Nanti akan kita cek. Kita punya tim survei untuk memastikan apakah yang mendaftar benar pengemudi becak atau tidak. Karena yang berhak menerima adalah pengemudi becak. Kalau bukan, tidak akan diberikan,” tegasnya.

Sementara, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berharap agar penerima di Kota Malang bisa bertambah. Sebab, dari hasil pendataan ada sekitar 800 pengemudi becak di Kota Malang.

“Tentu nanti akan bertambah. Karena data kami ada 800 dan yang sudah menerima 200,” ucapnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.