https://malang.times.co.id/
Pendidikan

STIE Malangkuçeçwara Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:45
STIE Malangkuçeçwara Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja Pembekalan materi oleh Veronika Olivia S., M.Psi, dari Vernon Edu. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – STIE Malangkuçeçwara membekali para calon wisudawannya yang akan resmi lulus pada April 2026 mendatang terkait dunia profesional. Acara tersebut diselenggarakan pada Rabu (21/1/2026) dengan menggandeng mitra Pusat Karir STIE Malangkuçeçwara dari Vernon Edu, Veronika Olivia S., M.Psi, psikolog sekaligus HRD yang sudah memiliki pengalaman belasan tahun dalam proses seleksi karyawan.

Acara dengan tajuk “Bukan Sekedar Test: Cara Rekrutmen Menilai Kandidat” berfokus pada pemahaman proses rekrutmen yang saat ini berbasis psikologis. Acara ini juga diselenggarakan untuk meningkatkan skill calon wisudawan sebelum lulus dari kampus supaya mereka tidak bingung dalam dunia kerja nantinya. Hal itu didasari karena dalam dunia kerja, tidak hanya bermodalkan knowledge saja, tetapi skill apa yang ditawarkan kepada perusahaan menjadi daya saing ketat saat ini. Dan mahasiswa harus terus skill up mengikuti perkembangan zaman. 

Generasi sekarang lahir dari teknologi yang dapat memudahkan pekerjaan. Dikhawatirkan mereka akan menganggap dunia kerja dapat diselesaikan dengan mudah oleh teknologi, padahal kenyataan tidak seperti itu. Teknologi yang semakin berkembang juga menjadi poin plus yang dicari perusahaan. Salah satunya adalah penggunaan AI dalam dunia kerja. Kemampuan dalam menggunakan AI secara bijak juga perlu dilatih, supaya informasi yang didapatkan sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan.

wisudawanSTIE-Malangkucecwara.jpgFoto bersama pemateri dan peserta dalam kegiatan pembekalan calon wisudawan STIE Malangkuçeçwara. (FOTO: Humas for TIMES Indonesia)

Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan STIE Malangkuçeçwara, Dr. Drs. Kadarusman, Ak., M.M., CA, menegaskan bahwa adanya AI bagi mahasiswa dan dunia kerja saat bukan sebagai solusi dalam mengatasi masalah, tetapi harus bisa menjadi asisten untuk membantu memecahkan masalah. 

“AI itu bukan solusi, tapi harus menjadi asisten, dan itu tanggung jawab kami untuk mengarahkan,” Ujarnya. 

Ia juga menyoroti fenomena anak muda saat ini yang gampang untuk mengajukan resign dari pekerjaannya karena satu atau dua hal yang tidak sesuai dengan harapannya. Menurut Kadarisman, tidak semua perusahaan memiliki citra yang sesuai dengan harapan para karyawannya. Sehingga, kesesuaian skill antara calon pekerja dengan kebutuhan perusahaan haruslah sesuai dan memiliki dedikasi yang baik. Ia juga menekankan bahwa perusahaan justru memberikan kesempatan untuk berkembang.

“Saya tekankan ke mahasiswa justru perusahaan itu memberikan kesempatan buat berkembang,” Imbuhnya.

Sebanyak 60 persen lulusan STIE Malangkuçeçwara saat ini mendapatkan pekerjaan pasca tiga bulan kelulusan. Sehingga diharapkan hal tersebut bisa dipertahankan.  (*)

Pewarta : Miranda Lailatul Fitria (MG)
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.