https://malang.times.co.id/
Berita

Musycab PKB Kabupaten Malang Tunggu DPP, Bursa Ketua Masih Sepi

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:32
Musycab PKB Kabupaten Malang Masih Adem Ayem, Bursa Ketua Masih Sepi Jajaran pengurus DPC PKB dan Fraksi PKB Kabupaten Malang, dalam sebuah acara bersama belum lama ini. (Foto: DPC PKB)

TIMES MALANG, MALANG – Masa kepengurusan Dewan Tanfidziah DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang saat ini resmi berakhir Februari 2026. Menjelang musyawarah cabang PKB Kabupaten Malang, siapa calon yang bakal menduduki Ketua DPC PKB masih adem ayem.

Periode kepengurusan DPC PKB Kabupaten Malang yang saat ini diketuai H. Kholiq, bakal berakhir pada Februari 2026 mendatang. Namun, untuk melangsungkan musycab PKB, masih harus menunggu instruksi dan jadual dari DPP.

"Memang periode kepengurusan DPC PKB akan habis Februari 2026 nanti. Tetapi, pelaksanaan musycab sendiri yang kami dengar harus menunggu keputusan DPP. Maka, apakah selanjutnya akan diperpanjang jabatan ketua atau harus ada care taker (sementara), sembari menunggu edaran jadual digelarnya musycab, kami belum tahu," terang Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Malang, Abdulloh Satar, Kamis (22/1/2026).

Ia tidak menampik, jika disebut suasana bursa calon ketua DPC PKB masih adem ayem. Pasalnya, kata Satar, sesuai hasil Muktamar PKB di Bali pada 2025 lalu, memang diputuskan tidak ada mekanisme penjaringan calon atau pun pencalonan di tingkat DPC.

Sebaliknya, siapa saja kandidat calon ketua DPC maupun DPW menjadi kewenangan sepenuhnya DPP. Dimana, menurutnya para kandidat sudah dinilai dan dikantongi DPP sesuai penilaian kinerja selama satu periode kepemimpinan.

"Jadi memang tidak ada dukung mendukung ataupun saling mengusulkan, karena kandidat sudah ada di kantong DPP. Informasinya, satu tahun terakhir tim dari DPP sudah turun memotret rekam jejak kader-kader PKB di daerah," jelas Satar.

Informasi yang diterimanya saat mengikuti Musywil DPW PKB belum lama ini, fokus dari penilaian termasuk kinerja elektabilitas dari perolehan suara pemilu 2024 dan kursi legislatif, juga pilkada 2025 lalu.

Fraksi-PKB-Kabupaten-Malang-2.jpgWabup Malang Hj. Lathifah Shohib saat bertemu Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta, akhir Oktober 2025 lalu. (Foto: dokpri for TIMES Indonesia)

Mekanisme lainnya, kata Satar, bersamaan atau setelah digelar musycab DPC, para kandidat yang sudah ditentukan DPP baru diumumkan, untuk kemudian ditetapkan Ketua Umum DPP.

"Jadi, semua kandidat yang sudah dipilih DPP, itu yang nantinya menjadi calon yang salah satunya akan ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB," demikian Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang ini.

Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H. Kholiq, tidak memberikan tanggapan banyak. Termasuk, terkait jika ia kembali ditetapkan sebagai ketua petahana.

"Masih lama (musycab DPC PKB). Info dari DPP PKB perkiraan muscab akan digelar serentak bulan Juni atau Juli 2026. Karena masih lama, jadi ya punya feeling (firasat) apa-apa," jawab Kholiq enteng, melalui pesan WhatsApp-nya.

Lathifah Shohib Berpeluang Ketua DPC PKB

Di sisi lain, pengurus DPP PKB yang saat ini Wakil Bupati Malang, Nyai Lathifah Shohib, dikabarkan bakal masuk ke jajaran DPC PKB Kabupaten Malang. Bahkan, ia disebut-sebut punya peluang kuat menggantikan ketua DPC PKB sebelumnya.

Nyai Lathifah sendiri sempat melakukan kunjungan ke DPP PKB, pada 29 Oktober 2025 lalu. Dalam kunjungannya ini, Lathifah sempat ditemui langsung Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.

Pada 12 Januari 2026 lalu, Lathifah Shohib juga memastikan menghadiri acara rapat Dewan Syuro DPP PKB di Kantor DPP PKB di Jakarta. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.