https://malang.times.co.id/
Berita

Pasien Dugaan Keracunan MBG Tersisa 18 Orang, Kondisi Stabil

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:10
Pasien Dugaan Keracunan MBG di Grobogan Tersisa 18 Orang, Kondisi Stabil Arsip Foto MBG. (foto: Istimewa)

TIMES MALANG, JAKARTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mencatat jumlah pasien akibat dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih menjalani perawatan tersisa 18 orang. Sementara itu, sebagian besar pasien lainnya telah berangsur pulih dan diperbolehkan pulang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Djatmiko, mengatakan hingga Rabu tidak terdapat penambahan pasien baru. Seluruh pasien yang masih dirawat berada dalam kondisi stabil dan menunjukkan perkembangan kesehatan yang positif.

“Untuk saat ini tidak ada penambahan pasien baru. Kondisi pasien yang masih dirawat stabil dan terus dipantau secara intensif oleh tenaga medis di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan,” ujar Djatmiko.

Ia menambahkan, tim kesehatan tetap bersiaga untuk memberikan penanganan lanjutan hingga seluruh pasien dinyatakan pulih. Dinas Kesehatan juga terus melakukan pemantauan pascakejadian serta berkoordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kasus susulan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, dari total 803 warga yang tercatat mengalami gejala keracunan, sebanyak 724 orang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Jumlah pasien yang masih dirawat tersebut menurun signifikan dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 115 orang.

Djatmiko merinci, pasien yang masih menjalani perawatan terdiri atas sembilan orang di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, tiga orang di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi, satu orang di Puskesmas Gubug I, serta lima orang di Puskesmas Godong I. Seluruh pasien tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil dan terus mendapatkan perawatan medis.

Sebelumnya, ratusan siswa sekolah dasar hingga santri pondok pesantren di Kecamatan Gubug dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi makanan dari program MBG yang dibagikan pada Jumat (9/1). Makanan tersebut disuplai oleh SPPG Kuwaron 1.

Dinas Kesehatan bersama instansi terkait telah melakukan penanganan medis serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, termasuk pengambilan sampel makanan guna pemeriksaan laboratorium.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan juga melakukan koordinasi lintas sektor dengan camat, Koramil, Polsek, koordinator wilayah Dinas Pendidikan, serta fasilitas layanan kesehatan setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Purnyomo, menyatakan koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat, efektif, dan efisien agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Hingga saat ini kondisi para siswa terus dipantau, sementara evaluasi serta penelusuran penyebab kejadian masih dilakukan oleh pihak berwenang,” ujarnya.(*)

Pewarta : Imadudin Muhammad
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.