https://malang.times.co.id/
Berita

Rekrutmen Sopir Angkot Pelajar Gratis di Malang Dimulai Pertengahan Januari

Jumat, 09 Januari 2026 - 16:51
Rekrutmen Sopir Angkot Pelajar Gratis di Malang Dimulai Pertengahan Januari Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra saat ditemui awak media. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANGPemkot Malang tengah menyiapkan program angkutan kota (angkot) gratis khusus pelajar. Rekrutmen sopir ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Januari 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, R Widjaja Saleh Putra mengatakan, proses rekrutmen akan dilaksanakan oleh koperasi angkot yang ditunjuk sebagai operator. Meski begitu, Dishub tetap melakukan pengawasan agar seluruh tahapan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Rekrutmen kami targetkan dimulai pertengahan Januari. Pelaksanaannya oleh koperasi, namun tetap dalam pengawasan Dishub,” ujar Widjaja, Jumat (9/1/2026).

Saat ini, satu koperasi angkot telah ditetapkan sebagai operator program. Dari koperasi tersebut akan diseleksi sekitar 80 sopir yang telah memiliki armada eksisting untuk melayani pelajar dari jenjang SD hingga SMA.

Dishub juga menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon sopir, di antaranya sehat jasmani dan rohani, memiliki SIM A Umum, serta berkomitmen tidak merokok selama bertugas.

“Kami ingin sopir yang benar-benar ramah anak. Merokok dilarang karena penumpangnya pelajar. Jangan sampai mereka menjadi perokok pasif,” ungkapnya.

Terkait batas usia sopir, Dishub masih melakukan kajian. Wacana pembatasan usia sempat muncul, namun kini dipertimbangkan kembali agar tidak menimbulkan kesan diskriminatif.

Selain sumber daya manusia, kelayakan armada juga menjadi perhatian. Angkot dengan tahun produksi lama, termasuk keluaran sekitar tahun 2000, masih dapat dioperasikan selama memenuhi uji KIR dan persyaratan administrasi.

Dalam operasionalnya, angkot pelajar akan menyesuaikan jam sekolah, mulai pukul 05.00 WIB hingga maksimal pukul 16.00 WIB. Di luar jam tersebut, sopir diperbolehkan melayani penumpang umum selama tidak mengganggu layanan utama bagi pelajar.

“Yang terpenting, pada jam masuk dan pulang sekolah mereka harus siap dan tepat waktu,” katanya.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkot Malang menyiapkan anggaran biaya operasional kendaraan (BOK) sebesar Rp1,9 miliar dengan skema buy the service selama satu tahun. Anggaran tersebut mencakup gaji sopir, perawatan armada, serta kebutuhan operasional lainnya.

“Harapannya angkot pelajar bisa menjadi solusi transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi pelajar di Kota Malang mulai awal 2026,” ucapnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.