https://malang.times.co.id/
Berita

Gempa Pacitan 5,5 Magnitudo Terasa hingga Malang, Ini Penjelasan BMKG

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:12
Gempa 5,5 Magnitudo di Pacitan Terasa hingga Malang, Ini Penjelasan BMKG Ilustrasi - Gempa Bumi

TIMES MALANGGempa bumi berkekuatan 5,5 magnitudo yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, terasa hingga sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Kota Malang. Getaran gempa sempat mengejutkan warga dan membuat sebagian berhamburan keluar rumah.

Gempa terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Di kawasan Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sejumlah warga mengaku merasakan getaran cukup kuat meski hanya berlangsung singkat.

Salah satu warga, Mirza mengatakan, saat kejadian dirinya sedang duduk santai di ruang tamu sebelum tiba-tiba merasakan getaran gempa yang cukup kencang.

“Sebentar saja, tapi memang kencang. Ya saya ketakutan, terus keluar rumah sama warga lain,” ujar Mirza, Selasa (27/1/2026).

Terpisah, Kepala Stasiun BMKG Geofisika Karangkates Malang, Mamuri menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi tektonik yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. Berdasarkan informasi awal BMKG, gempa tercatat bermagnitudo 5,5 dengan waktu kejadian pukul 08.20.44 WIB.

Episenter gempa berada pada koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 25 kilometer timur Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 105 kilometer. 

“Getaran gempa dirasakan di wilayah Pacitan, Karangkates, dan Tulungagung dengan intensitas III–IV MMI. Sementara di Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar, gempa dirasakan dengan intensitas III MMI,” jelas Mamuri.

Selain itu, gempa juga dirasakan di wilayah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, dan Mojokerto dengan intensitas II–III MMI. Sedangkan di daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram, gempa dirasakan dengan skala II MMI.

BMKG kemudian melakukan pemutakhiran data. Hasil analisis lanjutan menunjukkan gempa memiliki magnitudo M5,7 dengan episenter berada pada koordinat 8,18° Lintang Selatan dan 111,33° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat sekitar 24 kilometer arah tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 122 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyatakan gempa tersebut tergolong sebagai gempa bumi menengah akibat deformasi batuan di dalam lempeng. 

“Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya.

BMKG menegaskan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 08.35 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Selain itu, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat peristiwa gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

“Kami minta masyarakat untuk selalu memastikan informasi kebencanaan hanya bersumber dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi, baik melalui media sosial, situs resmi, maupun aplikasi BMKG,” ucapnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.