https://malang.times.co.id/
Berita

Rata-rata Lama Sekolah Warga Kabupaten Malang Naik Jadi 7,98 Tahun pada 2025

Selasa, 06 Januari 2026 - 15:15
Rata-rata Lama Sekolah Warga Kabupaten Malang Naik Jadi 7,98 Tahun pada 2025 Ilustrasi - siswa saat melakukan upacara bendera. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk Kabupaten Malang terus menunjukkan tren peningkatan. Pada tahun 2025, nilai RLS tercatat 7,98 tahun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 7,80 tahun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini, menjelaskan bahwa Rata-rata Lama Sekolah merupakan indikator penting untuk melihat capaian pendidikan penduduk usia 15 tahun ke atas.

“Rata-rata Lama Sekolah didefinisikan sebagai jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal,” terangnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Kabupaten Malang usia 15 tahun ke atas menempuh pendidikan selama 7,98 tahun, atau setara dengan kelas 2 sekolah menengah pertama (SMP). Semakin tinggi nilai RLS, semakin lama pula jenjang pendidikan formal yang berhasil ditamatkan penduduk.

BPS Kabupaten Malang mencatat, perhitungan RLS didasarkan pada sejumlah indikator, antara lain partisipasi sekolah, jenjang dan jenis pendidikan yang pernah atau sedang ditempuh, ijazah tertinggi yang dimiliki, serta tingkat atau kelas tertinggi yang pernah atau sedang diduduki.

Namun demikian, indikator ini juga memiliki keterbatasan karena jumlah tahun bersekolah tidak sepenuhnya menggambarkan dinamika pendidikan, seperti kasus masuk sekolah dasar di usia terlalu muda, tidak naik kelas, atau putus sekolah kemudian melanjutkan kembali.

Peningkatan RLS dinilai berperan penting dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada sektor pendidikan. Oleh karena itu, BPS Kabupaten Malang menekankan pentingnya berbagai upaya untuk meningkatkan waktu rata-rata lama sekolah penduduk usia 15 tahun ke atas.

Berdasarkan data BPS, salah satu langkah utama yang dinilai efektif adalah menekan angka putus sekolah dan meningkatkan jumlah penduduk yang melanjutkan pendidikan antar jenjang.

"Upaya peningkatan RLS juga tidak difokuskan pada menyekolahkan kembali penduduk usia lanjut, melainkan memastikan peserta didik usia sekolah tidak mengalami putus sekolah," tegasnya.

Selain itu, peningkatan RLS juga dapat dilakukan melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD), peningkatan partisipasi sekolah dasar yang bermutu, perluasan akses dan kualitas pendidikan menengah, peningkatan akses serta daya saing pendidikan tinggi, hingga peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.(*)

Pewarta : Achmad Fikyansyah
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.