https://malang.times.co.id/
Berita

Anggaran Terpangkas 66 Persen, Disparbud Optimis Angkat Potensi Destinasi Wisata

Rabu, 07 Januari 2026 - 17:51
Anggaran Terpangkas 66 Persen, Disparbud Kabupaten Malang Optimis Angkat Potensi Destinasi Wisata Suasana rapat koordinasi dilangsungkan Disparbud dengan berbagai pihak yang selama ini bergiat di sektor pariwisata. (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Penyesuaian anggaran dengan pengurangan Pendapatan Transfer Rp 644 miliar dalam APBD Kabupaten Malang tahun anggaran 2026, berdampak pada anggaran di OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) Pemkab Malang.

Anggaran kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, berkurang tajam hingga sekitar 66 persen  pada tahun 2026 ini.

"Anggaran belanja kami tahun 2026 ini berkurang 66 persen dibanding tahun lalu. Untuk belanja operasional, tahun lalu mendapatkan Rp 3 miliar. Namun, tahun ini menurun tidak sampai Rp 2 miliar, hanya sekitar Rp 1,86 miliar," terang Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Firmando H. Matondang, kepada TIMES Indonesia, Rabu (7/1/2026).

Meski anggaran jauh berkurang, Firmando mengaku pihaknya tidak surut langkah dan harus tetap bekerja keras. 

Firmando-H.-Matondang.jpgKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando H. Matondang. (FOTO: TIMES Indonesia)

Ia juga memastikan tidak menghilangkan program kegiatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), yang selama ini sudah dijalankan. Terutama, untuk mengangkat potensi pariwisata agar tetap eksis dan lebih berkembang.

"Tidak ada program kegiatan yang kami hilangkan, tetap seperti sebelumnya. Sesuai indikator kinerja utama Disparbud. Hanya, volume dan cakupannya saja yang harus dikurangi," terang Mando, sapaan karibnya.

Terkhusus pengembangan potensi wisata, menurutnya menjadi perhatian utama Disparbud. Ini karena di Kabupaten Malang ini didapati destinasi wisata yang potensial menjadi daya tarik wisatawan.

Pihaknya mencatat, ada lebih dari 300 destinasi wisata tersebar di wilayah Kabupaten Malang, termasuk di dalamnya desa wisata unggulan yang prospektif untuk dikembangkan dan menarik kunjungan wisata.

"Maka pembinaan terhadap sumberdaya destinasi wisata harus tetap dilakukan. Memang, keberadaan destinasi ini beragam. Ada yang sudah sangat berkembang, namun tidak sedikit pula yang mengalami pelemahan," beber Mando.

Upaya terpenting yang harus dilakukan, lanjutnya, adalah dengan rajin-rajin membangun kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, agar destinasi wisata akan semakin terangkat.

"Kami akan kenalkan destinasi wisata berkelas yang sudah layak jual ke agen-agen perjalanan wisata. Kita bantu pasarkan potensi dan event-eventnya dalam pusat informasi wisata," tandas Mando.

Menurutnya, tren kenaikan kunjungan wisata tahun ini menjadi modal optimisme Pemkab Malang menggairahkan sektor pariwisata. 

Dimana, tercatat sekitar 5 juta wisatawan nusantara berkunjung ke destinasi wisata Malang, naik dibanding 2024 lalu yang sejumlah 4,2 juta orang. Sedangkan, wisatawan mancanegara mencapai 50 ribu lebih pengunjung. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.