https://malang.times.co.id/
Ekonomi

Revitalisasi Pasar Besar Lewat APBN Gagal, Wali Kota Malang Siapkan Skenario Ini

Senin, 26 Januari 2026 - 12:06
Revitalisasi Pasar Besar Lewat APBN Gagal, Wali Kota Malang Siapkan Skenario Cadangan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Usaha Pemkot Malang selama ini demi merevitalisasi Pasar Besar lewat dana APBN gagal total. Hal ini lantaran, masih ada penolakan pedagang soal revitalisasi, sehingga Pemerintah Pusat membatalkan untuk mengalokasikan anggaran revitalisasi.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat membenarkan bahwa alasan gagalnya revitalisasi Pasar Besar Malang yang direncanakan melalui pendanaan APBN, karena faktor utamanya adalah ada surat penolakan yang membuat persyaratan pengajuan ke pemerintah pusat tidak terpenuhi.

Menurut Wahyu, dalam proses pengajuan ke kementerian, seluruh persyaratan harus bersifat clean and clear. Padahal sebelumnya, Pemkot Malang telah menyelesaikan berbagai tahapan, termasuk persetujuan para pihak, dan tinggal menunggu pengalokasian anggaran.

“Semua untuk APBN harus clean and clear kalau dengan pusat. Padahal semua sudah selesai, permasalahan sudah ada persetujuan, tinggal mengalokasikan anggaran saja. Tapi karena ada surat penolakan, akhirnya tidak jadi,” ujar Wahyu, Senin (26/1/2026).

Meski demikian, Pemkot Malang memastikan tidak akan tinggal diam. Wahyu menegaskan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang Pasar Besar agar muncul kesadaran bersama, mengingat revitalisasi tersebut sejatinya ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas dan pedagang.

“Ini kan untuk mereka. Kalau mereka akur kan enak. Kita sudah berupaya memberikan penjelasan, tapi kondisinya tetap seperti ini. Saya kasihan sama yang lain kalau begini terus,” ungkapnya.

Sambil menunggu solusi jangka panjang, Wahyu memastikan perawatan Pasar Besar tetap dilakukan melalui APBD Kota Malang agar aktivitas perdagangan tetap berjalan. Selain itu, Pemkot Malang juga tengah menyiapkan skenario cadangan agar revitalisasi tetap bisa direalisasikan.

“Kita upayakan nanti dengan skenario lain, entah dengan pihak ketiga atau dengan model KPPU. Kita tidak tinggal diam dan akan mencari solusi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemkot Malang telah mengajukan anggaran sekitar Rp275 miliar untuk revitalisasi total Pasar Besar. Setidaknya, dari data 2021 lalu ada sekitar 4.530 pedagang yang bakal direlokasi untuk kebutuhan revitalisasi.

Namun, rencana itu gagal lantaran masih banyak penolakan, salah satunya dari Himpunan Pedagang Pasar Malang (HIPPAMA). Mereka sempat mengaku bahwa kerusakan parah Pasar Besar Malang hanya 20 persen, sehingga mereka meminta perbaikan saja bukan revitalisasi total. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.