TIMES MALANG, MALANG – Keberadaan buah pisang Mas Kirana sudah banyak ditemukan untuk konsumsi di Kabupaten Malang. Dengan potensi bagus yang dimiliki, komoditas pisang ini kini prospek dibudidayakan.
Komoditas ini coba dikenalkan petani anggpta JATAM (Jamaah Tani Muhammadiyah) Kabupaten Malang, yang ditanam di lahan yang ada Desa Sumbersekar Dau Kabupaten Malang milik kampus UMM seluas 25 hektar, kemarin.
Penanaman pohon pisang Mas Kirana ini bagian dari gerakan penghijauan dengan penanaman pohon, bekerja sama dengan pihak Rayz Hotel UMM.
"Yang ditanam adalah bibit kopi Robusta sebanyak 500 bibit, dan pisang Mas Kirana sebanyak 100. Bibit-bibit ini dibantu petani JATAM Kabupaten Malang," terang Ketua JATAM Kabupaten Malang, Muhammad Syahri.
Dari lahan seluas 25 hektar tersebut, untuk sementara yang ditanami bibit kopi Robusta dan pisang Mas Kirana seluas 2,5 hektar.
Buah pisang jenis Mas Kirana. (Foto: Dirjen Hortikultura Kementan RI)
Menurut Syahri, penanaman pisang Mas Kirana sekaligus kopi robusta ini juga bernilai produktif. Dimana, diharapkan hasil produksinya nanti juga bisa mendatangkan keuntungan ekonomis bagi para petani, dengan bagi hasil.
"Pisang Mas Kirana ini sebenarnya sudah lama ada. Tetapi, memang belum banyak dikenalkan. Harganya lebih murah, namun punya keunggulan rasa tak kalah dibanding jenis pisang lainnya," kata Syahri.
Ketika bisa diproduksi secara masal, pihaknya berharap ke depan komoditas buah pisang ini bisa memenuhi kebutuhan buah untuk konsumsi. Salah satunya, sebagai pasokan pangan untuk program MBG di dapur-dapur SPPG.
Pisang Mas kirana sendiri merupakan salah satu komoditas buah unggulan asli Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dengan keunggulan yang dimiliki, namanya bahkan telah dikenal dunia.
Pisang mas kirana telah mendapatkan pengakuan sebagai komoditas pangan unggulan Indonesia, dari lembaga pangan internasional Food Agriculture Organization (FAO), belum lama ini.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Avicenna Medisca SP menyampaikan, belum ada petani atau sentra unggulan budidaya pisang mas Kirana di Kabupaten Malang.
Meski demikian, komoditi buah pisang ini tidak menutup kemungkinan dikembangkan nantinya.
"Semua (tanaman buah) yang ditanam di lahan pertanian di Kabupaten Malang hasilnya bagus. Namun, pasarnya yang penting," demikian Avicenna Medisca, Jum'at (16/1/2026). (*)
| Pewarta | : Khoirul Amin |
| Editor | : Imadudin Muhammad |