TIMES MALANG, MALANG – Kepanjen tak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Malang, tetapi juga sebagai pusat kuliner tradisional yang menyajikan cita rasa khas Jawa dan Nusantara. Dari rumah makan sampai depot legendaris, ragam kuliner di sini menawarkan pengalaman bersantap yang autentik dan penuh karakter. Berikut tiga rekomendasi tempat kuliner tradisional yang layak masuk daftar “must-visit” saat menjelajah Kepanjen.
1. Rawon Boyan
Salah satu hidangan tradisional Indonesia yang tak boleh dilewatkan ketika berada di Kepanjen adalah rawon, sup daging dengan kuah hitam beraroma khas kluwek dan rempah. Rawon Boyan, yang berlokasi di Banurejo, Kepanjen, menjadi salah satu spot rawon yang mendapatkan ulasan positif dari pengunjung.
Rawon sendiri merupakan bagian dari warisan kuliner Jawa Timur yang kaya cita rasa, dan kehadiran tempat seperti Rawon Boyan memperkuat posisi Kepanjen sebagai destinasi kuliner tradisional yang tetap relevan di era modern.
2. Dapur Protiga
Rumah makan Dapur Protiga berada di Jalan Raya Penarukan No.07, Kepanjen, dan dikenal sebagai salah satu pilihan utama untuk menikmati masakan tradisional Indonesia dengan suasana yang lebih modern dan nyaman.
Restoran ini berbeda dari warung biasa karena menangkap harmoni antara resep tradisional dengan layanan bersuasana rapi dan representatif. Menu andalan yang sering direkomendasikan meliputi bebek goreng dan rawon, dua hidangan klasik Jawa Timur yang selalu memikat selera. Beberapa pengunjung bahkan menyebutkan bebek pedas bungkus sebagai favorit karena bumbu yang meresap dan penyajian ala pepes yang unik.
Tempat ini buka setiap hari dari pagi hingga malam (sekitar pukul 09.30–21.00 WIB) dengan harga yang ramah di kantong, sekitar Rp25.000–Rp40.000 per porsi, menjadikannya pilihan tepat untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga.
3. Depot Es Gunung
Berada di depan Pasar Kepanjen, Depot Es Gunung telah menjadi salah satu ikon kuliner Kepanjen sejak berdiri sekitar pertengahan 1990-an. Tempat ini populer karena sajian es serut khas “Es Gunung” dengan sirup istimewa, perpaduan rasa manis dan segar yang pas di lidah masyarakat setempat.
Keistimewaan Depot Es Gunung adalah cara menyandingkan menu dingin dan panas secara harmonis, misalnya kombinasi es serut penyegar dengan seporsi bakso urat sapi yang lezat dan mengenyangkan. Perpaduan yang cocok untuk berbagai kondisi cuaca.
Depot ini membuka setiap hari dari pagi hingga sore (umumnya sekitar pukul 09.30–19.30 WIB) dengan harga menu yang sangat terjangkau, menjadikannya favorit warga lokal maupun pengunjung luar daerah. (*)
| Pewarta | : Achmad Fikyansyah |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |